Puncak Jaya, KV – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare berjalan kaki demi memantau situasi terkini di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pada Jumat (14/2/2025) sore.
Kapolda Alfred melaksanakan patroli bersama Kapolres Puncak Jaya dan para personel di seputaran Kota Mulia pasca konflik Pilkada.
Sebelumnya terjadi konflik antara massa dari kedua paslon bupati dalam Pilkada Puncak Jaya pada 5 Februari 2025. Sebanyak 118 orang terluka dan tiga orang meninggal dunia.
Kapolda memulai patroli jalan kaki dari Markas Polres Puncak Jaya dan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Mulia.
Dalam pelaksanaan patroli, Kapolda dan jajaran menemukan ada beberapa warga yang masih membawa alat perang seperti panah di jalan.
“Sesuai kesepakatan, kami akan melakukan penyitaan alat perang. Semoga itu menjadi peringatan juga buat mereka,” tegas Alfred.
Ia menuturkan, aparat kepolisian telah bertemu setiap kubu yang bertikai dan pihak korban. “Kami meminta agar mereka bisa duduk berbicara dengan adat untuk perdamaian antar kedua kubu,” tuturnya.
Alfred menambahkan, pihaknya telah menempatkan para personel di tiga pos untuk mencegah aksi saling serang kembali terjadi.
“Kami berharap situasi di Mulia kembali damai sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” tambah Alfred.