Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini
Papua Pegunungan

Gubernur John Tabo Dorong Penguatan Hutan Lindung Papua Pegunungan Dukung FOLU Net Sink 2030

8
×

Gubernur John Tabo Dorong Penguatan Hutan Lindung Papua Pegunungan Dukung FOLU Net Sink 2030

Sebarkan artikel ini
Gubernur John Tabo saat melaksanakan pertemuan bersama Kementerian Kehutan, Rabu (4/3/2026)

Jayawijaya, KV- Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menegaskan komitmen menjaga hutan lindung saat bertemu Kementerian Kehutanan di Wamena, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan itu membahas sinkronisasi dukungan daerah terhadap target Nationally Determined Contributions Indonesia melalui program Indonesia FOLU Net Sink 2030.

“Hutan adalah paru-paru dunia dan Papua Pegunungan memiliki kawasan luas yang wajib dilindungi bersama,” tegas John Tabo.

Ia menyatakan pemerintah provinsi siap mendukung penuh kebijakan Kementerian Kehutanan demi menjaga kelestarian alam Papua Pegunungan berkelanjutan.

John Tabo mengakui pembangunan masif membawa konsekuensi terhadap kelestarian hutan akibat pemanfaatan kayu untuk proyek infrastruktur.

“Kita harus mendorong agar pembangunan tidak lagi bergantung pada kayu supaya ekosistem hutan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menyebut ribuan pohon berusia puluhan tahun telah ditebang dan kondisi tersebut harus segera diatasi bersama.

Menurutnya, rencana pembangunan 2.200 rumah memerlukan solusi alternatif material agar tidak mengurangi luas hutan lindung.

“Saya mendorong pembangunan lebih banyak menggunakan baja ringan sebagai alternatif supaya hutan lindung tetap terjaga,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran tim Kementerian Kehutanan dan menegaskan pentingnya tindak lanjut melalui workshop konkret.

“Pertemuan ini harus ditindaklanjuti serius melalui workshop karena wilayah kita didominasi pegunungan dan kawasan hutan,” katanya.

Dewan Penasehat Ahli Tim Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Kementerian Kehutanan menjelaskan pertemuan ini perintah Menteri.

“Kami menyampaikan surat Menteri untuk melaksanakan sosialisasi dan workshop Indonesia FOLU Net Sink 2030 di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Workshop Indonesia FOLU Net Sink 2030 direncanakan berlangsung di Wamena pada 21 dan 22 April 2026.

Program tersebut bagian komitmen Indonesia menurunkan emisi melalui pencegahan deforestasi, pengamanan hutan, rehabilitasi, dan reforestasi.

“Tujuan akhir program ini memastikan hutan terjaga sekaligus menambah kawasan baru melalui rehabilitasi berkelanjutan,” katanya.

Gubernur Papua Pegunungan memberikan dukungan penuh dan berharap seluruh bupati turut berkontribusi dalam aksi mitigasi perubahan iklim.(Stefanus Tarsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *