Jakarta, KV- Gubernur Papua Pegunungan John Tabo melakukan audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan 2.200 unit rumah di Papua Pegunungan sebagai program prioritas nasional pemerintah pusat.
Program perumahan itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang hingga kini belum terealisasi sesuai jadwal yang dijanjikan sebelumnya.
John Tabo menyampaikan audiensi ini menghasilkan titik terang setelah dijanjikan pelaksanaan program perumahan Tahun 2025 lalu belum menemukan kejelasan.
“Kami berterima kasih kepada Pak Menteri dan jajarannya. Selama ini kita belum menemukan titik terang pelaksanaan program ini, namun hari ini semua terjawab. Sudah ada titik terang,” ujar John Tabo di hadapan awak media.

Dalam Pembahasan rapat tadi, ia telah memaparkan sejumlah kendala dilapangan,salah satunya dari sisi penjelasan atas pertanyaan rakyat soal kepastian pelaksanaan pembangunan 2.200 perumahan tersebut
proses yang berlarut, serta keterlambatan pembangunan yang semestinya dimulai akhir Desember.
Ia menegaskan percepatan diperlukan agar kepentingan masyarakat terpenuhi dan roda ekonomi daerah Papua Pegunungan dapat berjalan.
Menteri PKP bersama jajaran menyepakati penambahan sejumlah poin dalam draf impresi sebagai dasar memulai kegiatan pembangunan.
John Tabo berharap setelah dokumen disempurnakan, pembangunan rumah segera berjalan dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. (Stefanus Tarsi)












