JayawijayaPapua Pegunungan

Jelang Lebaran 2026, Trigana Air Tambah Flight Penerbangan Rute Wamena–Jayapura

56
Penumpang saat menaiki Pesawat Trigana Air yang melayani rute penerbangan Wamena–Jayapura di Bandara Wamena

Jayawijaya, KV– Maskapai Trigana Air menyiapkan penambahan penerbangan rute Wamena–Jayapura untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Lebaran, Rabu (11/3/2026).

Manager Trigana Air Wamena Maikel Biduri menyatakan kesiapan maskapai mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.

Ia menjelaskan penambahan penerbangan dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan penumpang menjelang masa libur Lebaran.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kami telah menyiapkan skema penambahan jadwal penerbangan melalui extra flight,” ujarnya.

Maikel menjelaskan dalam kondisi normal Trigana Air melayani tiga penerbangan setiap hari dari Wamena menuju Jayapura.

Setiap penerbangan memiliki kapasitas sekitar seratus dua puluh satu penumpang dalam satu kali keberangkatan.

Manager Trigana Air Wamena Maikel Biduri

Namun jika terjadi peningkatan jumlah penumpang, maskapai siap menambah frekuensi penerbangan setiap harinya.

“Apabila terjadi lonjakan penumpang menjelang Lebaran, kami siap menambah hingga empat flight per hari,” kata Maikel.

Ia juga mengimbau masyarakat memesan tiket pesawat lebih awal untuk menghindari keterbatasan kursi penerbangan.

“Kami menyarankan masyarakat memesan tiket minimal dua hingga tiga hari sebelum jadwal keberangkatan,” ujarnya.

Maikel juga mengingatkan penumpang memastikan identitas pada tiket sesuai dengan data pada kartu identitas.

Menurutnya, ketidaksesuaian data dapat menyebabkan penumpang tidak dapat diberangkatkan melalui penerbangan yang dijadwalkan.

Pihak maskapai juga mengimbau masyarakat membeli tiket melalui jalur resmi untuk menghindari praktik percaloan.

“Gunakan aplikasi online, agen resmi, atau loket maskapai agar terhindar dari harga tiket tidak wajar,” katanya.

Trigana Air berharap arus mudik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat Papua Pegunungan. (Stefanus Tarsi)

Exit mobile version