Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini
OPINI

Koreksi Segera: Pahami dengan Benar Makna Vigili Paskah

13
×

Koreksi Segera: Pahami dengan Benar Makna Vigili Paskah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi renungan

Koreksi Segera: Pahami dengan Benar Makna Vigili Paskah

Sore dan malam hari ini, dalam liturgi kudus, kita merayakan Vigili Paskah atau yang sering disebut Malam Paskah. Perayaannya memang panjang dan cukup menguras energi umat yang mengikutinya.

Namun, masih banyak umat yang keliru memahami bahwa Malam Paskah sudah merupakan Hari Raya Paskah. Pemahaman ini tidak tepat.

Perayaan pada Sabtu malam ini bukanlah Paskah, melainkan perayaan untuk menyambut Paskah yang dirayakan pada hari Minggu.

Kata vigili berasal dari bahasa Latin vigilare yang berarti berjaga. Karena itu, Vigili Paskah dimaknai sebagai momen berjaga sambil berefleksi dalam liturgi, mengenang karya keselamatan Allah bagi manusia.

Hari Raya Paskah yang sesungguhnya dirayakan pada Minggu Paskah, sebagai puncak perayaan kebangkitan Yesus Kristus. Inilah inti iman Kristiani yang telah dipersiapkan melalui masa panjang.

Umat telah menempuh perjalanan iman sejak Rabu Abu, melewati masa Prapaskah hingga Pekan Suci. Seluruh rangkaian ini mengarah pada perayaan puncak, yakni Minggu Paskah.

Pastor Charles Loyak Deket OSC.

Sangat disayangkan jika kesalahpahaman masih terjadi. Jika umat menganggap Malam Paskah sebagai Paskah, dikhawatirkan mereka tidak lagi hadir pada perayaan Minggu Paskah.

Padahal, Vigili Paskah dan Minggu Paskah memiliki makna yang berbeda. Vigili Paskah adalah momen penantian, sedangkan Minggu Paskah adalah perayaan puncak kebangkitan Kristus.

Rasul Paulus menegaskan, “Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah iman kamu” (1 Korintus 15:14). Kebangkitan Kristus adalah dasar iman yang dirayakan pada Hari Minggu Paskah.

Karena itu, umat diharapkan tetap hadir dan merayakan Minggu Paskah. Tanpa itu, seluruh persiapan iman yang telah dijalani bisa kehilangan makna.

Tuhan memberkati kita semua.

(Pst. Charles Loyak, OSC – Pembina Bidang Liturgi dan Pewartaan Paroki Cicadas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *