Karubaga, KV – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran di Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara, yang terjadi pada pekan lalu.
Pengurus TP PKK Provinsi Papua Pegunungan menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga terdampak kebakaran pada Jumat (6/2/2026).
Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Anggieta B. Tabo Ny. Anggieta B. Tabo, yang diwakili oleh ketua II Ny. Sisilia W Siep, menyatakan bahwa kehadiran TP PKK merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam memberikan perlindungan serta pelayanan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kedatangan kami ke Tolikara merupakan wujud kasih sayang dan kepedulian kepada keluarga yang sedang mengalami musibah,” ujarnya usai menyerahkan bantuan.
TP PKK Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan berupa pakaian dan bahan makanan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban pasca kebakaran.
“Kami mendistribusikan bantuan ini langsung dari Wamena. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga terdampak,” katanya.
Ia berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap penyediaan hunian layak bagi warga korban kebakaran, mengingat sebagian warga masih bertahan di pengungsian dengan tenda terpal seadanya.
Ketua PKK Kabupaten Tolikara, Ny. Yuliana F. Wandik melalui sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Ny. Hety N. Penggu mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kunjungan kasih dari PKK Papua Pegunungan.
Ia berharap kehadiran ini menjadi penguat bagi para korban agar tetap optimis di tengah situasi sulit.
“Biarlah Tuhan sang sumber berkat melipatgandakan setiap kebaikan yang telah dibagikan,” ungkapnya.
Sebelumnya terjadi kebakaran hebat melanda kawasan Giling Batu hingga Kogome, Karubaga, Tolikara, Rabu (28/1/2026) siang, api menjalar cepat disertai asap tebal membumbung tinggi.

Peristiwa ini menyebabkan sebanya 110 bangunan terbakar, mencakup kios sembako, toko bangunan, rumah makan, dan hunian warga permanen semi permanen milik pedagang lokal.(Redaksi)












