Jayapura, KV – Longsor menutup ruas Jalan Trans Papua Jayapura–Wamena pada Sabtu (7/2/2026) dan membuat 103 kendaraan terjebak.
Material tanah dan batu menimbun badan jalan sehingga arus lalu lintas dari arah Jayapura maupun Wamena terhenti total.
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Papua–Papua Pegunungan langsung mengerahkan alat berat dan tim teknis ke lokasi kejadian.
Petugas membersihkan material longsor dan mengevakuasi kendaraan secara bertahap demi membuka kembali akses transportasi darat.
PPK KPBU Jalan Trans Papua Jayapura–Wamena, Febryan Nurdiansyah, menyebut total kendaraan terjebak mencapai 103 unit.
Ia merinci kendaraan tersebut terdiri atas 92 truk pengangkut barang dan 11 mobil penumpang yang melintas.
Setelah tiga hari penanganan intensif, petugas berhasil mengevakuasi 93 kendaraan dari lokasi terdampak longsor.
Kini tersisa 10 kendaraan yang belum dievakuasi karena rusak dan memerlukan bantuan tambahan alat berat.
Petugas juga mengevakuasi seluruh sopir ke camp terdekat serta membawa tiga korban luka ke Jayapura.
Febryan menyebut longsor menutup 27 titik badan jalan dan 23 titik telah selesai ditangani.
Petugas masih menangani empat titik tersisa, termasuk Jembatan Kali Kill yang hanyut diterjang longsor.
BBPJN bersama PT Hutama Karya berkomitmen mempercepat perbaikan agar distribusi logistik Jayapura–Wamena segera kembali normal. (Stefanus Tarsi)
