Papua Pegunungan

Apa Strategi Pemprov Papua Pegunungan Tingkatkan PAD Atasi Penurunan Pajak Kendaraan?

210
×

Apa Strategi Pemprov Papua Pegunungan Tingkatkan PAD Atasi Penurunan Pajak Kendaraan?

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas Kepala Samsat Papua Pegunungan, Jhon Lantha, saat wawancara di Wamena, Selasa (7/4/2026).

Jayawijaya, KV—Samsat Papua Pegunungan mencatat penurunan signifikan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada triwulan pertama tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Samsat Papua Pegunungan, Jhon Lantha, saat wawancara di Wamena, Selasa (7/4/2026).

Ia menyebut rendahnya respons masyarakat dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi perhatian serius pemerintah daerah saat ini.

“Kami mencatat adanya penurunan realisasi pembayaran di awal tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sehingga perlu langkah cepat mendorong kepatuhan wajib pajak,” katanya.

Ia menyatakan Samsat akan melakukan sweeping berkala bersama kepolisian terhadap kendaraan yang belum melunasi pajak.

Dalam operasi tersebut, kendaraan yang terbukti menunggak berpotensi ditahan sebagai bagian dari upaya penegakan aturan berlaku.

Langkah ini sekaligus menjadi strategi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak kendaraan.

Selain penindakan, pemerintah juga menyiapkan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan program keringanan denda bagi wajib pajak.

Samsat tetap optimistis penerimaan pajak tahun ini dapat meningkat lebih tinggi dibandingkan capaian pada tahun sebelumnya.

Dengan sekitar 34.000 kendaraan terdaftar, berbagai strategi diyakini mampu mendorong peningkatan kepatuhan dan penerimaan pajak daerah.

Ia berharap upaya ini mampu memperkuat kontribusi sektor pajak kendaraan sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah.

“Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan potensi pajak demi mendukung pembangunan di Papua Pegunungan, ” harapnya. (Stefanus Tarsi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *