Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini
NASIONAL

FJPI, IDN Times, dan Yayasan Amai Setia Bahas Tiga Peran Roehana Koeddoes di HPN 2026

1
×

FJPI, IDN Times, dan Yayasan Amai Setia Bahas Tiga Peran Roehana Koeddoes di HPN 2026

Sebarkan artikel ini
Para narasumber diskusi “3 Wajah Roehana Koeddoes” saat peringatan Hari Pers Nasional 2026 di IDN HQ, Jalan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Jakarta, KV- Forum Jurnalis Perempuan Indonesia berkolaborasi dengan IDN Times dan Yayasan Amai Setia menggelar diskusi “3 Wajah Roehana Koeddoes”.

Kegiatan ini berlangsung dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2026, Jumat, 6 Februari 2026.

Diskusi digelar di IDN HQ, Jalan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan.

Forum ini mengulas warisan Roehana Koeddoes sebagai Pahlawan Nasional dan pelopor jurnalis perempuan Indonesia.

Roehana Koeddoes berperan penting di bidang jurnalistik, pendidikan, serta penguatan ekonomi perempuan sejak awal abad ke-20.

Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis, memandu diskusi tersebut.

Acara ini dihadiri Menkomdigi Meutya Hafid serta Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI Irene Umar.

Diskusi menghadirkan Najwa Shihab, Komaruddin Hidayat, Trini Tambu, Khairiah Lubis, dan Wahyu Dhyatmika sebagai narasumber.

Para narasumber membahas tantangan jurnalis perempuan, ekosistem pers, dan industri media di tengah disrupsi digital.

Najwa Shihab menyoroti menyempitnya ruang kebebasan pers di Indonesia.

Ia mengingatkan penurunan Indeks Kebebasan Pers sebagai sinyal serius bagi demokrasi nasional.

Pada 2025, Indonesia berada di peringkat 127 dari 180 negara, turun 16 peringkat.

Najwa menegaskan tekanan pers berasal dari negara, kepentingan bisnis, dan perubahan industri media.

Ia juga menyoroti persaingan antara jurnalisme dan konten kreator di ruang digital.

Menkomdigi Meutya Hafid menekankan masih rendahnya representasi jurnalis perempuan yang baru mencapai 25 persen.

Menurutnya, jurnalis perempuan berperan penting menghadirkan jurnalisme empatik dan berbasis data di era digital.

Meutya mendorong jurnalis perempuan aktif mengisi ruang publik dengan substansi berkualitas.

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menilai profesionalisme pers ditentukan kapasitas, bukan gender.

Ia menegaskan banyak perempuan menduduki posisi strategis berkat kompetensi dan pengetahuan.

Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Khairiah Lubis menyampaikan sambutan dalam diskusi “3 Wajah Roehana Koeddoes” di IDN HQ, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Ketua Umum FJPI Khairiah Lubis menyebut kolaborasi ini menghidupkan kembali semangat Roehana Koeddoes.

Ia menilai Roehana memiliki pengaruh besar melalui tulisan, pendidikan, dan gerakan ekonomi perempuan.

Roehana mendirikan Amai Setia pada 1911 dan media Soenting Melajoe pada 1912.

Selain diskusi, panitia menggelar lomba jurnalistik bertema “3 Wajah Roehana Koeddoes”.

Lomba jurnalistik tersebut dibuka pada 6–12 Februari 2026. Informasi lomba dapat diakses melalui akun Instagram @fjpIndonesia dan @idntimes. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *