Papua Pegunungan

Gubernur John Tabo Buka Assesment Seleksi JPT Madya Sekda Papua Pegunungan di Jayapura

234
Foto:Gubernur John Tabo bersama panitia dan peserta Assesment Selter JPT Madya Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Abepura (25/2/2026)

Jayapura, KV– Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar pembukaan assesment seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda, Rabu, 25 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung di  Hotel Suni Abe Jayapura dan dihadiri langsung Gubernur Papua Pegunungan John Tabo.

Gubernur John Tabo membuka resmi tahapan assesment dan menegaskan komitmen pemerintah menjalankan seleksi secara transparan serta profesional.

“Seleksi jabatan tinggi madya ini harus berjalan transparan dan terbuka untuk seluruh peserta,” tegas John Tabo.

Baca Juga: John Tabo Seleksi JPT Madya Sekda Papua Pegunungan Harus Transparan

Ia menyampaikan apresiasi kepada tim seleksi, Kementerian Dalam Negeri, serta BKN atas dukungan pelaksanaan seleksi tersebut.

“Kami cukup lama menunggu proses ini, tetapi hari ini akhirnya kita bisa memulai seleksi,” ujarnya.

John Tabo mengungkapkan pemerintah provinsi sempat menghadapi kendala administrasi yang berdampak pada manajemen kepegawaian ASN.

“Ada proses yang sempat terkunci, bahkan kenaikan pangkat dan berkala ikut tertunda,” katanya.

Baca Juga: Tiga Calon Lolos Administrasi, ini Syarat Ikuti Uji Kompetensi Sekda Papua Pegunungan

Ia berharap kejadian tersebut tidak terulang dan meminta semua pihak memperbaiki tata kelola kepegawaian secara profesional.

“Saya minta ke depan hal-hal sederhana seperti ini jangan sampai terulang kembali,” ucapnya.

Gubernur menegaskan seleksi JPT Madya Sekda menjadi momentum penting memperkuat fondasi birokrasi Papua Pegunungan sebagai provinsi baru.

“Kita ingin membangun pemerintahan yang lebih baik dari pengalaman sebelumnya,” katanya.

Ia mengingatkan tiga peserta yang lolos administrasi agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh.

“Kesempatan ini jangan disia-siakan, karena kalau tidak ikut tahapan, tidak mungkin mendapatkan penilaian,” tegasnya.

Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura Nur Hasan melaporkan assessment merupakan tahapan penilaian kompetensi dan potensi peserta.

Baca Juga: Gubernur John Tabo Sumbang 400 Juta untuk Pastori GKI Lacharoi di Wamena

Ia menjelaskan pembukaan awalnya direncanakan di kantor BKN namun dipindahkan ke hotel karena pertimbangan teknis.

“Setelah pembukaan, peserta langsung bergeser ke kantor kami untuk mengikuti penilaian kompetensi,” jelas Nur Hasan.

Ia menyebutkan Kantor Regional IX BKN Jayapura memiliki fasilitas assessment center yang memadai untuk pelaksanaan seleksi.

Namun pihaknya belum memiliki asesor tetap sehingga melibatkan asesor dari regional terdekat.

“Kami menghadirkan asesor dari Makassar dan Manado agar proses tetap berjalan efektif,” katanya.

Nur Hasan juga mendorong percepatan pembangunan manajemen talenta dan penerapan sistem merit di Papua Pegunungan.

“Manajemen talenta bukan membatasi kewenangan PPK, justru memperkuat memilih orang tepat di posisi tepat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menargetkan seleksi JPT Madya Sekda berjalan objektif, profesional, serta menghasilkan pemimpin birokrasi berkualitas.(Stefanus Tarsi)

Exit mobile version