Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini
EKONOMIPapua Pegunungan

Inflasi Papua Pegunungan Capai 3,22 Persen pada Desember 2025

89
×

Inflasi Papua Pegunungan Capai 3,22 Persen pada Desember 2025

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina menyampaikan rilis data inflasi Papua Pegunungan pada Senin (5/1/2026).

Jayawijaya, KV- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Papua Pegunungan pada Desember 2025 sebesar 3,22 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 115,40. Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga dibandingkan Desember 2024 yang tercatat sebesar 111,80.

Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina pada Senin (5/1/2026), mengatakan inflasi tahunan tersebut dipicu oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran utama.

“Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 6,76 persen,” ujarnya.

Selain itu, inflasi juga terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,14 persen; perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,28 persen; kesehatan sebesar 0,91 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,98 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,36 persen.

Data inflasi Provinsi Papua Pegunungan.

Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan indeks harga, seperti kelompok transportasi yang mengalami deflasi sebesar 8,43 persen, diikuti pakaian dan alas kaki sebesar 0,81 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,58 persen, serta pendidikan sebesar 0,55 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran tercatat relatif stabil.

Adriana menambahkan, pada Desember 2025 inflasi month to month (m-to-m) Papua Pegunungan tercatat sebesar 1,58 persen, sedangkan inflasi year to date (y-to-d) mencapai 3,22 persen. (Stefanus Tarsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *