Jayawijaya, KV – Jembatan Kali Kill yang berada di ruas jalur Trans Jayapura-Wamena dilaporkan ambruk akibat tertimpa material longsor pada Sabtu (07/02/2026) malam. Penyebab peristiwa ini karena intensitas curah hujan yang tinggi.
Berdasarkan laporan terkini, bencana longsor tidak hanya merusak jembatan, tetapi juga menutup sejumlah ruas jalan.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur penghubung antar Jayapura-Wamena terputus total.

Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Jayapura-Wamena, Febryan Nurdiansyah, menyatakan bahwa tanah longsor telah terjadi sejak Sabtu malam.
Menindaklanjuti hal tersebut, sejak Minggu kemarin pihaknya terus berupaya mengiventarisasi titik-titik yang terdampak.
“Kami harus meninjau langsung ke lapangan; titik mana yang bisa ditangani dengan cepat sehingga untuk membuka akses jalan,” ungkap pada Senin (9/2/2026)
Febryan menjelaskan bahwa ada satu titik peristiwa longsor tersebut menghantam dan mengakibatkan jembatan di Kali Kill ambruk total.
Saat ini, tim teknis sedang fokus mendatangkan jembatan darurat dari Wamena untuk dipasang sementara di Kali Kill.
“Jembatan yang ambruk tersebut sudah tidak dapat digunakan kembali karena terbawa arus material longsor,”ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga telah mobilisasi alat berat ke beberapa titik longsor untuk membuka akses-akses yang tertutup material longsor
“Kami telah memobilisasi alat berat. Sebagian titik sudah mulai dibersihkan dari material longsor agar akses jalan segera terbuka, ” tambahnya.
Ia menyatakan langkah prioritas saat ini mengerahkan alat berat terdekat untuk menangani sumbatan jalan.
“Tim bersama pihak ketiga terus melakukan penandaan di lokasi-lokasi terdampak,” jelasnya. (Redaksi)












