Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini
Papua Pegunungan

Kebakaran di Karubaga Tolikara Hanguskan 110 Bangunan, Api Berkobar Tiga Jam

341
×

Kebakaran di Karubaga Tolikara Hanguskan 110 Bangunan, Api Berkobar Tiga Jam

Sebarkan artikel ini
Kobaran api membakar deretan kios dan rumah warga saat kebakaran hebat melanda kawasan Giling Batu–Kogome, Karubaga, Kabupaten Tolikara, Rabu (28/1/2026) siang.

Tolikara, KV- Kebakaran hebat melanda kawasan Giling Batu hingga Kogome, Karubaga, Tolikara, Rabu siang, api menjalar cepat disertai asap tebal membumbung tinggi.

Video amatir merekam kobaran api membakar deretan kios dan rumah warga, kepanikan terlihat ketika warga menyelamatkan barang berharga seadanya cepat.

Api mulai berkobar sekitar pukul 14.00 WIT, angin kencang mendorong perambatan api meluas tanpa kendali ke permukiman padat warga sekitar.

Selama berjam-jam, nyala api terlihat mendominasi lokasi, asap hitam menutup langit, suara warga saling berteriak meminta tolong panik histeris keras.

Ketiadaan pemadam kebakaran membuat TNI-Polri dan warga memadamkan api secara manual menggunakan pompa air mesin darurat selang sederhana ember seadanya.

Dalam video, ekskavator terlihat merobohkan bangunan tertentu untuk memutus jalur api dan mencegah perluasan kebakaran ke area lain sekitar lokasi.

Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.00 WIT, setelah melahap ratusan meter kawasan perdagangan warga padat penduduk setempat secara cepat.

Sedikitnya 110 bangunan terbakar, mencakup kios sembako, toko bangunan, rumah makan, dan hunian warga permanen semi permanen milik pedagang lokal.

Warga terdampak terlihat mengungsi, sebagian memilih tinggal bersama keluarga terdekat karena kondisi malam menyulitkan pendataan awal petugas lapangan.

Polisi langsung mengamankan lokasi, mengatur lalu lintas sekitar, serta mencegah warga mendekati titik api berbahaya demi keselamatan bersama.

Penyelidikan awal mengarah pada satu rumah yang diduga titik awal api, terlihat rusak paling parah berdasarkan temuan lapangan sementara penyidik.

Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw menegaskan, pendataan korban dan penyelidikan berlanjut memastikan penyebab kebakaran serta penegakan hukum berjalan profesional transparan. (Stefanus Tarsi)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *