Jayawijaya, KV – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menyoroti terhadap rendahnya tingkat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Hal ini disampaikan langsung saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan di Wamena, Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan data absensi yang dilaporkan, tingkat kehadiran pegawai dalam apel hari ini belum menyentuh angka 50 persen.
Kondisi ini memicu teguran keras dari orang nomor satu di Papua Pegunungan tersebut.
Dalam arahannya, John Tabo mengungkapkan bahwa dari total 1.200 ASN yang terdaftar, hanya 461 orang atau sekitar 45% yang hadir mengikuti apel pagi.
“Ini menandakan tingkat kehadiran kita belum mencapai separuh dari total pegawai yang ada. Saya sangat menyayangkan hal ini,” ungkap Gubernur John Tabo
Gubernur menekankan bahwa kehadiran Provinsi Papua Pegunungan melalui kebijakan pemekaran wilayah seharusnya disyukuri dengan kinerja yang maksimal. Ia meminta seluruh ASN, khususnya putra daerah, untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap instansi pemerintah.
“Dulu menjadi pegawai sangat susah, sekarang Tuhan beri kemudahan melalui pemekaran wilayah. Saya minta seluruh ASN, terutama anak-anak pegunungan, tolong hargai itu dengan disiplin,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, Gubernur John Tabo mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati yang sabar dan tulus. Ia mencontohkan perjalanan kariernya bersama Sekda yang dimulai dari golongan rendah (2A dan 2B) hingga mencapai posisi saat ini melalui kesabaran dan kerja keras.
“Mari kita kerja. Kita sudah bersumpah untuk bersedia ditempatkan di mana saja. Fokus pada pelayanan rakyat, karena Tuhan melihat ketulusan kerja kita,” tutup Gubernur. (Stefanus Tarsi)












