Sorong, KV – Akses pemeriksaan kesehatan pelaut kini semakin mudah setelah Medical Check-up Petronas-Marine menggandeng Prima Medical Center Sorong.
Kerja sama tersebut menjadi bagian upaya memperluas akses layanan kesehatan berbasis nasional bagi masyarakat dan tenaga pelaut di daerah.
Layanan pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi persyaratan penting untuk menunjang aktivitas serta pekerjaan masyarakat pada sektor kemaritiman secara nasional.
Direktur Prima Medical Center, Lestari Widya Astuti, mengatakan kerja sama tersebut menghadirkan pemeriksaan pelaut, marine, dan internasional offshore wilayah timur.
Layanan tersebut khususnya menyasar kawasan Papua Barat Daya, sehingga masyarakat memperoleh kemudahan mengakses pemeriksaan kesehatan sesuai standar internasional.
“Mereka tidak perlu melakukan medical check-up ke Malaysia, tetapi bisa memanfaatkan Klinik Prima Medical Center untuk menikmati fasilitas pemeriksaan kesehatan,” kata Lestari.
Ia menjelaskan kerja sama tersebut merupakan layanan pertama dan satu-satunya yang tersedia di Klinik Prima Medical Center Papua Barat Daya.
Lestari mengaku bangga karena Prima Medical Center menjadi klinik lokal pertama Papua Barat Daya yang mendapat kepercayaan pemeriksaan kesehatan internasional.
Ia berharap kerja sama tersebut meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan Prima Medical Center, khususnya pemeriksaan kesehatan pelaut serta pekerja marine.
“Ini menjadi kebanggaan karena ada kepercayaan pihak internasional kepada klinik lnkal di Sorong, meskipun kami klinik lokal, namun, kualitas pelayanan yang kami berikan harus memiliki standar internasional, lanjutnya saat menyampaikan keterangan terkait kerja sama tersebut.
Sementara itu, dr. Hj. Yulistina Binti Muhammad Yusof mengatakan, dirinya merupakan dokter Malaysia yang ditunjuk sebagai pemeriksa medis resmi operasi lepas pantai Petronas.
“Kedatangan kami ke sini untuk melakukan audit fisik di Prima Medical Center dan memberikan presentasi mengenai standar Petronas kepada dokter,” kata Yulistina.
Yulistina menjelaskan, sebelum kerja sama berlangsung, pelaut atau pekerja membutuhkan pemeriksaan sesuai standar Petronas harus menjalani pemeriksaan Malaysia terlebih dahulu.
Selain Malaysia, mereka sebelumnya dapat mengakses jaringan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia di Jakarta dan Batam untuk memenuhi persyaratan.
“Sekarang tidak perlu jauh-jauh. Jika mereka sedang cuti di Papua, mereka bisa melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di sini,” katanya.
Setelah presentasi selesai, pihak terkait melanjutkan kegiatan dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Direktur serta dokter Prima Medical Center.
Kehadiran layanan pemeriksaan kesehatan pelaut di Sorong diharapkan memberikan kemudahan dari sisi akses, waktu, maupun biaya masyarakat setempat.
Masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan keluar negeri hanya untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang mereka butuhkan sesuai persyaratan.
Layanan tersebut juga diharapkan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan lokal sekaligus membuka akses pemeriksaan internasional bagi pelaut Papua Barat Daya.
Dengan hadirnya layanan ini, pelaut dan pekerja marine di Papua Barat Daya dapat menjalani pemeriksaan lebih dekat, cepat, dan efisien. (Eche)











