Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini
JayawijayaPapua Pegunungan

Libur Lebaran, Trigana Air Wamena Operasikan Tiga Penerbangan Sehari dan Selalu Penuh

68
×

Libur Lebaran, Trigana Air Wamena Operasikan Tiga Penerbangan Sehari dan Selalu Penuh

Sebarkan artikel ini
Penumpang saat menaiki Pesawat Trigana Air yang melayani rute penerbangan Wamena–Jayapura di Bandara Wamena

Jayawijaya, KV— Trigana Air Service Wamena mencatat lonjakan penumpang signifikan selama libur Lebaran dengan tiga penerbangan setiap hari selalu penuh.

Setiap penerbangan memiliki kapasitas 121 kursi dan seluruhnya terisi, sehingga banyak calon penumpang belum terakomodasi dalam periode mudik saat ini.

Manager Trigana Air Service Wamena, Michael Biduri, memastikan pihaknya tidak mempersulit masyarakat dalam mendapatkan tiket penerbangan selama masa mudik.

Ia menjelaskan sistem penjualan tiket sudah tersedia secara online dan harga tiket tidak mengalami kenaikan selama periode Lebaran.

Namun, keterbatasan armada menjadi kendala utama karena saat ini Trigana hanya mengoperasikan satu unit pesawat untuk rute tersebut.

Manager Trigana Air Wamena Michael Biduri saat memberikan keterangan pers.

“Berhubung saat ini pesawat hanya satu, penerbangan ke Wamena tiga kali dan ke Dekai satu kali setiap hari,” ujar Michael.

Ia menambahkan pihaknya belum dapat menambah penerbangan tambahan meskipun permintaan masyarakat terus meningkat selama masa libur Lebaran.

Menurut Michael, otoritas bandara sebenarnya telah memberikan izin untuk penambahan penerbangan menuju Wamena selama periode angkutan Lebaran.

Namun, keterbatasan waktu operasional menjadi pertimbangan karena penerbangan terakhir hanya memungkinkan hingga sekitar pukul 18.00 WIT.

“Kalau kita maksimalkan, penerbangan bisa sampai pukul 18.00 WIT, namun itu tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan,” katanya.

Selain melayani penumpang umum, Trigana juga menyediakan kursi darurat terbatas untuk pejabat dengan kebutuhan perjalanan mendesak.

Michael menegaskan kursi darurat tersebut tidak bisa mengakomodasi semua permintaan karena kapasitas pesawat sudah penuh setiap hari.

Ia juga menyebut penerbangan dihentikan sementara saat hari raya Idul Fitri sebagai bentuk penghormatan kepada karyawan yang merayakan.

“Selain melayani masyarakat, kami juga mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesejahteraan karyawan dalam operasional penerbangan,” ujarnya.

Saat ini, Trigana menjadi maskapai dengan frekuensi terbanyak di Wamena dibandingkan maskapai lain yang memiliki jadwal lebih terbatas. (Stefanus Tarsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *