Jayapura, KV- Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan 28 orang dalam operasi penegakan hukum di Kabupaten Yahukimo selama Februari 2026 berlangsung.
Kasatgas Humas Kombes Pol Yusuf Sutejo menyatakan aparat menangkap para terduga pelaku berdasarkan hasil patroli dan identifikasi lapangan.
“Sejak 10 sampai 21 Februari, kami telah mengamankan total 28 orang,” ujar Yusuf kepada wartawan di Jayapura, Senin (23/2/2026).
Aparat menangkap dua orang pada 10 Februari pukul 07.30 WIT saat melakukan patroli rutin wilayah Yahukimo.
Petugas kembali menangkap dua orang pada 15 Februari pukul 22.20 WIT ketika meningkatkan patroli malam hari.
Tim gabungan kemudian mengamankan dua orang lainnya pada 16 Februari pukul 07.30 WIT di lokasi berbeda.
Pada 20 Februari pukul 07.30 WIT, aparat mengamankan delapan orang sekaligus dalam operasi terukur.

Aparat lalu menangkap dua orang pukul 11.00 dan satu orang pukul 13.25. Tim kembali mengamankan 11 orang pada 21 Februari pukul 07.00 WIT pagi hari.
Sembilan tersangka
Penyidik menetapkan sembilan orang sebagai tersangka setelah menjalani proses penyelidikan dan investigasi lapangan mendalam.
Dua tersangka membakar Ruko Blok B pada 14 Februari 2026 di wilayah Yahukimo.
Tiga tersangka lainnya membakar SMP Metanoya pada 7 Januari 2026 dan merusak fasilitas sekolah.
Penyidik juga menetapkan Homi Heluka alias Serius Kobak sebagai tersangka sejumlah kasus kekerasan bersenjata.
Ia diduga menembak anggota Brimob, membakar fasilitas umum, serta terlibat pembunuhan sejak 2022 hingga 2026.
Simak Kipka menjadi tersangka pembakaran mobil kepala desa pada 18 Februari 2026 di Yalmabil.
Kotor Payage diduga terlibat percobaan pembunuhan dan penembakan terhadap korban Suwono pada 12 Februari 2026.
Enage Hiluka diduga menikam penjual pinang dan terlibat pembunuhan pada 2025 di wilayah Yahukimo.
Aparat menyita parang, tombak, panah, bendera berlambang tertentu, serta sejumlah telepon genggam sebagai barang bukti.
Petugas belum menemukan senjata api dalam rangkaian penggerebekan yang dilakukan di enam lokasi berbeda.
Kepala Operasi menegaskan aparat menambah pasukan dan patroli guna menjaga stabilitas keamanan masyarakat Yahukimo. (Redaksi)












