HUKUM & KRIMINALJayawijaya

Teror Bom Rakitan di Rumah Dinas Kajari Jayawijaya, Bagaimana Kronologinya?

0
×

Teror Bom Rakitan di Rumah Dinas Kajari Jayawijaya, Bagaimana Kronologinya?

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah dinas Kajari Jayawijaya pascaledakan bahan peledak pada malam hari.

Jayawijaya, KV- Rumah dinas Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya di Wamena diteror bahan peledak oleh orang tak dikenal pada Jumat (10/4/2026) malam sekitar pukul 23.45 WIT.

Peristiwa terjadi di Jalan Ahmad Yani, Distrik Wamena, saat pelaku diduga melemparkan bahan peledak dari sisi kiri pagar menuju atap rumah.

Seorang saksi bernama A Bastian Lanny yang bertugas sebagai satpam melihat cahaya memantul dari atap seng sebelum ledakan keras terjadi.

“Saya mendengar bunyi seng lalu melihat cahaya memantul sebelum terjadi ledakan di halaman rumah,” ujar saksi saat memberikan keterangan.

Tim Inafis Polres Jayawijaya mengumpulkan serpihan diduga bom rakitan di halaman rumah dinas sebagai bagian penyelidikan lanjutan kasus tersebut.

Bahan peledak sempat memantul tiga kali di atap sebelum jatuh sekitar sepuluh meter ke halaman dan meledak keras.

Ledakan tersebut memicu alarm mobil dinas berbunyi dan diikuti suara sepeda motor yang melaju kencang meninggalkan lokasi kejadian.

Polres Jayawijaya langsung merespons kejadian dengan menurunkan tim Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan bukti.

Petugas masih menyelidiki jenis bahan peledak yang digunakan serta kemungkinan pelaku lebih dari satu orang dalam aksi teror tersebut. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FEATURE

Di sejumlah wilayah Papua, rentetan kekerasan dan konflik sepanjang 2025 hingga awal 2026 menyisakan jejak yang serupa: warga sipil kembali menjadi pihak yang paling rentan. Dari kampung-kampung adat di Merauke…

Jakarta, KV- Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap delapan terduga teroris jaringan Jamaah Anshoru Daulah di Sulawesi Tengah, Rabu (6/5/2026) dini hari. Penangkapan dilakukan di Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi…