Sorong, KV- Pemerintah Kota Sorong bersama tenaga kesehatan terus meningkatkan kesehatan dan pemenuhan gizi anak di Sorong Kepulauan melalui kegiatan di Posyandu Sukun, Kelurahan Dum Barat, Senin (10/8/2026).
Kegiatan pencanangan ditandai dengan pemberian kapsul vitamin A kepada anak-anak oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Tim Pembina Posyandu, TP PKK Kota Sorong, serta unsur pemerintah setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth mengatakan pencanangan Bulan Vitamin A dilakukan setiap dua bulan dalam setahun, dengan target Agustus mencakup 117 posyandu dan 24.000 bayi serta balita.
“Pencanangan Bulan Vitamin A dilakukan setiap dua bulan dalam setahun. Bulan Agustus ini ditargetkan 117 posyandu dan 24 ribu bayi atau balita menerima vitamin A,” kata Jemima.
Menurut Jemima, vitamin A merupakan salah satu zat gizi yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi, balita, dan anak, terutama untuk menjaga kesehatan mata serta daya tahan tubuh.
“Namun, kita harus tahu bahwa keberhasilan program ini menjadi tanggung jawab kita semua. Bukan hanya puskesmas, tim posyandu, dan kader, tetapi juga Bapak Ibu yang punya anak,” ungkap Jemima.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat bersama-sama mempersiapkan anak-anak menjadi generasi emas yang berasal dari Pulau Dum melalui program kesehatan tersebut.
“Dum ini perlu perhatian pemerintah karena merupakan pulau bersejarah. Kita juga harus punya mimpi. Saya juga anak Dum dan berharap anak-anak dari pulau ini bisa memimpin kota pada tahun-tahun mendatang,” ungkap Septinus.
Septinus menegaskan persiapan generasi emas harus dimulai sejak anak-anak mendapatkan perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi, termasuk melalui pemberian vitamin A secara rutin di posyandu.
Pemerintah Kota Sorong berharap pencanangan tersebut meningkatkan cakupan pemberian vitamin A bagi anak-anak di Pulau Dum dan memastikan seluruh sasaran memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal.
Program tersebut juga diharapkan memperkuat keterlibatan orang tua, kader posyandu, tenaga kesehatan, dan pemerintah dalam menjaga kesehatan serta pemenuhan gizi anak-anak di wilayah Sorong Kepulauan.











