Sorong, KV- PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Kasim menggelar Forum Group Discussion bersama warga Kampung Wayangkede, Distrik Seget, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat program pemberdayaan masyarakat Kampung Wayangkede.
Kegiatan tersebut merupakan bagian komitmen tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah ring satu objek vital nasional Kilang Kasim.
Kampung Wayangkede berada di kawasan 3T dengan keterbatasan akses infrastruktur, ekonomi, serta peluang pengembangan sumber daya manusia masyarakat.
Kondisi tersebut mendorong Kilang Kasim menghadirkan berbagai program pemberdayaan guna meningkatkan kemandirian ekonomi serta kualitas hidup masyarakat setempat.
Pjs Area Manager Communication, Relations, CSR, and Compliance Kilang Kasim Bambang Imawan menyampaikan komitmen program kepada masyarakat dalam forum diskusi.
Ia mengatakan perusahaan telah mempelajari kebutuhan warga dan menyiapkan program peternakan ayam petelur, budidaya ikan tawar, serta layanan kesehatan.
“Kilang Kasim telah mendengar kebutuhan masyarakat Wayangkede dan siap bekerjasama membangun peternakan ayam petelur, budidaya ikan tawar, serta program kesehatan rutin,” ujarnya.
Bambang menjelaskan program desa binaan Kilang Kasim juga dirancang saling terhubung dengan desa lain untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan berkelanjutan.
Menurutnya, konsep interconnected village memungkinkan desa saling berbagi potensi, pengalaman, serta memperkuat rantai ekonomi dan sosial masyarakat.

“Ke depan Wayangkede menjadi bagian jaringan desa binaan Kilang Kasim sehingga manfaat program berkembang menjadi kekuatan ekonomi bersama masyarakat,” katanya.
Sambut baik
Kepala Kampung Wayangkede Hence Anggolody menyambut baik program tersebut dan menyatakan masyarakat siap mendukung serta menjalankannya secara bersama.
“Kami berterima kasih dapat terlibat dalam program ini dan berkomitmen menjalankannya karena berasal dari kebutuhan warga,” ujarnya.
Kepala Distrik Seget Albertho Kamumpat turut mendukung program tersebut sebagai langkah strategis mendorong kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah distrik siap membantu dukungan birokrasi maupun penyediaan tempat agar program pemberdayaan berjalan sukses.
“Program ini harus kita jaga bersama karena manfaatnya kembali kepada masyarakat Wayangkede,” kata Albertho Kamumpat. (Redaksi)












