Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini
Papua Barat Daya

Pertamina RU VII Kasim Peringati Earth Hour dengan Inovasi Pengolahan Air Bersih Kasim

4
×

Pertamina RU VII Kasim Peringati Earth Hour dengan Inovasi Pengolahan Air Bersih Kasim

Sebarkan artikel ini
Aktivitas pekerja di area kilang memanfaatkan hasil pengolahan air bersih untuk kebutuhan operasional.

Sorong, KV— PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VII Kasim memperingati momentum Earth Hour dengan menghadirkan inovasi pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pengembangan fasilitas Water Treatment Plant (WTP) yang mampu mengolah air tanah menjadi air layak minum.

Inovasi ini bertujuan menghemat sumber daya air bersih sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan air dari luar area operasional.

Fasilitas WTP juga mendukung kebutuhan operasional kilang serta memberikan manfaat langsung bagi pekerja di wilayah terpencil.

Area Manager Communication, Relations, CSR, & Compliance, Williamson Amamehi, menegaskan komitmen perusahaan terhadap lingkungan.

“Momentum Earth Hour bukan hanya mematikan lampu, tetapi bagaimana menghadirkan aksi nyata yang berkelanjutan,” ujar Williamson, Sabtu (28/3/2026).

Ia menyebut pengembangan WTP menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengelola sumber daya air secara bijak dan efisien.

Menurutnya, inovasi tersebut juga mencerminkan komitmen terhadap prinsip keberlanjutan lingkungan dalam setiap proses bisnis perusahaan.

Fasilitas Water Treatment Plant di Kilang Kasim yang mengolah air tanah menjadi air layak minum.

Pengolahan air tanah menjadi air minum dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi potensi eksploitasi sumber daya air.

“Sebagai kilang di wilayah terpencil, kami menghadirkan solusi inovatif yang mendukung operasional sekaligus berdampak positif bagi lingkungan,” katanya.

Program ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi komitmen perusahaan.

Melalui momentum Earth Hour, perusahaan berharap dapat mendorong kesadaran berbagai pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Langkah tersebut diharapkan menjadi inspirasi dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan yang berdampak jangka panjang bagi bumi. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *