InternasionalPOLITIK

Presiden Trump Bahas Opsi Akuisisi Greenland: Pembelian hingga Intervensi Militer

16
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Reuters).

Washington, KV- Gedung Putih mengonfirmasi pada Selasa (6/1/2026) bahwa Presiden Donald Trump sedang mengevaluasi berbagai opsi akuisisi wilayah Greenland, termasuk kemungkinan penggunaan militer AS, untuk mengamankan pulau strategis di Arktik tersebut dari pengaruh Rusia dan China.

Dalam pernyataan resmi, Gedung Putih menyebut akuisisi Greenland sebagai prioritas keamanan nasional.

“Presiden dan timnya membahas opsi-opsi seperti pembelian langsung dari Denmark, pembentukan Perjanjian Asosiasi Bebas (Compact of Free Association/COFA), diplomasi negosiasi, hingga penggunaan militer sebagai opsi terakhir bagi komandan tertinggi,” ujar pejabat Gedung Putih.

Opsi COFA—mirip perjanjian dengan negara Pasifik seperti Palau—memberi AS hak pertahanan atas Greenland dengan imbalan bantuan ekonomi, tapi tidak menjadikannya wilayah AS penuh, sehingga kurang memenuhi ambisi Trump.

Seorang pejabat senior AS anonim menambahkan bahwa diplomasi tetap prioritas: “Presiden suka kesepakatan. Pembelian adalah insting pertama jika harga tepat.” ujarnya.

Minat Trump kembali muncul setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro akhir pekan lalu, yang memperkuat keyakinannya akan dominasi AS di Hemisfer Barat.

Seorang anak laki-laki melemparkan es ke laut di Nuuk, Greenland, pada 11 Maret 2025. (Foto AP/Evgeniy Maloletka).

Meski Greenland (populasi 57.000 jiwa, di bawah Denmark) berulang kali menolak, dan Eropa serta Kanada mendukung kedaulatannya, Trump tetap maju.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan kepada Kongres pada Senin malam bahwa tidak ada rencana invasi segera, dengan pembelian dari Denmark sebagai tujuan utama.

Senator Demokrat Jeanne Shaheen dan Republik Thom Tillis mengecam dengan pernyataan “AS harus hormati Denmark sebagai sekutu NATO dan tolak ‘Greenland tidak dijual’.”

Aksi militer berisiko pecah aliansi NATO, tapi Trump melihatnya krusial lawan rival Arktik. (Redaksi)

Exit mobile version