Sorong, KV – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VII Kasim menjaga pasokan energi Papua sekaligus menyalurkan hewan kurban saat Idul Adha 2026.
Kilang Kasim memastikan operasional kilang tetap berjalan penuh selama libur Idul Adha demi menjaga ketahanan energi Indonesia Timur tetap aman.
Manajemen juga memfasilitasi pelaksanaan salat Idul Adha bagi pekerja dan manajemen internal di Masjid An-Najah Kilang Kasim, Selasa (27/5/2026).

General Manager Kilang Kasim Hadi Siswanto mengapresiasi pekerja yang tetap siaga menjalankan operasional kilang selama perayaan Hari Raya Idul Adha.
Menurut Hadi, pekerja Kilang Kasim menunjukkan pengorbanan dan keikhlasan dengan tetap menjalankan tugas menjaga pasokan energi masyarakat Papua.
“Para pekerja rela mengorbankan waktu bersama keluarga demi menjaga nyala energi dan memastikan kebutuhan bahan bakar masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.
Hadi menegaskan kehadiran Kilang Kasim tidak hanya berfokus menjaga pasokan energi, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat sekitar kilang merasakan langsung dampak positif dan kepedulian nyata perusahaan di momentum Idul Adha,” ujarnya.
Selain menjaga operasional kilang, pekerja Kilang Kasim juga menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Sorong.
Hewan kurban
Pada Idul Adha tahun ini, Kilang Kasim menyalurkan empat ekor sapi dan satu ekor kambing untuk masyarakat membutuhkan sekitar perusahaan.
Penyaluran hewan kurban dilakukan melalui pengurus Masjid Seget dan Pondok Pesantren An-Nahl Kabupaten Sorong untuk dibagikan kepada masyarakat.

Hadi berharap penyaluran hewan kurban tersebut dapat membawa kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar kilang.
“Kami berharap kehadiran hewan kurban ini dapat membawa berkah serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Kilang Kasim menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menghadirkan dampak sosial bagi masyarakat Papua. (Redaksi)











