HUKUM & KRIMINAL

Polres Jayawijaya Kerahkan 312 Personel Amankan Karnaval Budaya Wamena

0
×

Polres Jayawijaya Kerahkan 312 Personel Amankan Karnaval Budaya Wamena

Sebarkan artikel ini
Polres Jayawijaya saat pengamanan kegiatan Karnaval Budaya di Wamena, 10/8/2026

Jayawijaya, koranvox.com — Polres Jayawijaya mengerahkan 312 personel untuk mengamankan pelaksanaan Karnaval Budaya Wamena yang berlangsung di Kota Wamena, Senin (10/8/2026).

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Jayawijaya AKP Edi Tohir Sabara mengatakan, personel yang diterjunkan terdiri atas anggota Polres Jayawijaya dan 85 personel Brimob.

Polres Jayawijaya menempatkan personel di sepanjang rute karnaval, terutama pada setiap persimpangan jalan yang menjadi titik pengamanan.

Selain mengamankan rute, personel Brimob juga ditempatkan pada sejumlah titik dengan kekuatan enam anggota di setiap lokasi hingga area akhir kegiatan.

“Jumlah personel yang Polres terjunkan dari sprint yang ada, 312. Itu terdiri dari anggota Polres dan anggota Brimob sebanyak 85 personel,” ujar Edi di Wamena, Senin (10/8/2026).

Menurut Edi, pengamanan juga melibatkan personel TNI yang ditempatkan di sejumlah titik, termasuk kawasan luar atau ring luar kegiatan.

Personel TNI bertugas memantau pergerakan orang dan barang yang masuk ke kawasan kegiatan untuk mengantisipasi hal-hal mencurigakan.

Polres Jayawijaya juga menurunkan personel berpakaian sipil untuk melakukan pemantauan secara tertutup selama kegiatan berlangsung.

Edi mengatakan, pengamanan ekstra tersebut dilakukan karena situasi keamanan di Wamena masih menjadi perhatian setelah insiden penembakan yang melukai dua warga sipil pada Sabtu (8/8/2026).

“Kami juga terjunkan tim-tim tertutup untuk memantau. Dari teman-teman TNI juga diterjunkan personel untuk memantau keluar masuknya orang maupun barang yang mencurigakan,” katanya.

Edi mengapresiasi masyarakat yang mengikuti karnaval dan pelaku UMKM karena tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Menurut dia, kerja sama masyarakat dengan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Alhamdulillah aman terkendali. Itu berkat kerja sama masyarakat. Mau satu batalyon yang mengamankan satu event, tetapi kalau tidak ada kerja sama dari masyarakat, situasi kondusif begini tidak akan bisa terjadi,” ujarnya. (Stefanus Tarsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *