Jakarta, KV- Kementerian Perhubungan memastikan seluruh prosedur penanganan darurat berjalan setelah pesawat ATR PK-THT hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) dini hari.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menegaskan koordinasi lintas instansi langsung dilakukan.
“Kami mengutamakan keselamatan dan percepatan pencarian bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Lukman.
AirNav Indonesia MATSC aktif berkomunikasi dengan Basarnas dan aparat keamanan wilayah Maros.
Bandara Sultan Hasanuddin menyiapkan Crisis Center untuk pelayanan informasi kepada keluarga dan media.
Basarnas menempatkan posko di sekitar Desa Leang-leang, dekat dugaan lokasi kejadian.
Pencarian lanjutan melibatkan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas.
Pemerintah memastikan setiap perkembangan resmi akan disampaikan secara terbuka dan berkala. (Redaksi)
