Gubernur John Tabo Minta OPD Papua Pegunungan Hentikan Ketergantungan pada Konsultan
Jayawijaya, Koranvox.com – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menginstruksikan seluruh OPD menghentikan ketergantungan pada tenaga konsultan.
Arahan itu disampaikan John Tabo saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (23/7/2026).
Ia meminta setiap pimpinan OPD memaksimalkan kompetensi Aparatur Sipil Negara dalam menyusun program dan menjalankan pemerintahan.
"Saya meminta setiap pimpinan OPD mulai memaksimalkan serta memercayakan kompetensi Aparatur Sipil Negara dalam menyusun program dan menjalankan roda pemerintahan," katanya.
Menurut John Tabo, ASN di setiap OPD harus memperoleh ruang seluas-luasnya untuk belajar dan meningkatkan kompetensi.
Ia menilai langkah itu membuat ASN mampu menyusun perencanaan, program kerja, hingga laporan kinerja secara mandiri tanpa bergantung pada pihak ketiga.
John Tabo mengaku masih menerima informasi adanya OPD yang menggunakan jasa konsultan dalam menjalankan pekerjaan.
"Saya dengar masih ada OPD yang menggunakan konsultan. Saya minta praktik itu dihentikan," tegas John Tabo.
Ia meminta pimpinan OPD membina pegawai agar semakin mahir dan menguasai pekerjaan di instansi masing-masing.
"Lebih baik kita membina pegawai yang ada agar mereka makin mahir dan menguasai pekerjaannya. ASN harus terus belajar meningkatkan kompetensi," ujarnya.
John Tabo juga menilai anggaran jasa konsultan sebaiknya dialihkan untuk mendukung peningkatan kualitas ASN.
Ia menyebut anggaran tersebut dapat digunakan untuk mendukung kinerja pegawai, termasuk pemberian insentif lembur.
"Daripada anggaran habis untuk membayar konsultan, lebih baik dialokasikan untuk mendukung pegawai kita sendiri," katanya.
"Pegawai yang bekerja lembur menyelesaikan tugas pemerintahan tentu harus mendapat perhatian," lanjut John Tabo.
Selain itu, John Tabo mengingatkan kepala OPD agar lebih aktif membina dan mengawasi bawahannya.
Ia menegaskan setiap pimpinan instansi harus menguasai seluruh proses kerja, mulai penyusunan dokumen hingga tahap evaluasi.
"Saya ingin pimpinan OPD benar-benar menguasai teknis pekerjaan. Jangan menyerahkan seluruhnya kepada pihak luar," ujarnya.
"Pemimpin harus tahu cara menyusun program, mengevaluasi hasil, dan membimbing pegawainya agar terus berkembang," tambahnya.
John Tabo juga mendorong seluruh ASN beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi untuk membangun birokrasi modern dan profesional.
Ia meminta aparatur memanfaatkan jam kerja secara produktif, termasuk meningkatkan keterampilan komputer dan penguasaan data.
Di akhir arahannya, John Tabo menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan membangun birokrasi yang mandiri dan berdaya saing.
Ia menegaskan birokrasi harus berorientasi pada pelayanan publik yang semakin berkualitas.
"Kita ingin ASN Papua Pegunungan makin berkualitas dan menjadi motor penggerak utama pembangunan daerah," katanya.
"Dengan SDM aparatur yang kuat dan mandiri, kualitas pelayanan kepada masyarakat tentu akan jauh lebih maksimal," pungkas John Tabo.