Jayawijayam KV - Kegiatan Karya Bakti Skala Besar Kodam XVII/Cenderawasih resmi dimulai di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

Pembukaan kegiatan Tahun Anggaran 2026 ini ditandai dengan upacara yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat demi mendukung percepatan pembangunan serta menjaga ketahanan wilayah di Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI atas kerja nyata mereka dalam membantu pemerintah menyentuh langsung pelayanan kepada masyarakat. 

Menurutnya, Karya Bakti Skala Besar ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta komitmen untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar.

"Ini adalah kerja nyata dari TNI dalam menyentuh masyarakat melalui program-program yang luar biasa. Kami dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan sangat mendukung dan berterima kasih karena program karya bakti ini sangat membantu meringankan beban pemerintah," ujar John Tabo.

WhatsApp Image 2026-07-23 at 11.34.04.jpeg

Gubernur juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat merupakan modal utama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan serta menjaga keamanan bersama.

Lebih lanjut, John Tabo menjelaskan bahwa seluruh rangkaian Karya Bakti Skala Besar ini murni diprakarsai dan didanai oleh pihak TNI. Di tengah tantangan efisiensi anggaran daerah, program ini hadir sebagai solusi konkrit tanpa membebankan APBD provinsi.

"Jika dahulu ada anggaran pendamping dari pemerintah daerah untuk program seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kini anggaran sepenuhnya dikucurkan langsung dari Mabes TNI. Saat ini, program baru mencakup 3 dari 8 kabupaten yang ada. Oleh karena itu, kami akan terus mendorong agar ke depannya program luar biasa ini dapat menjangkau seluruh 8 kabupaten di Papua Pegunungan secara merata," pungkasnya. (Stefanus Tarsi)