Jayawijaya, KV – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo mengajak generasi muda Papua Pegunungan menempuh pendidikan setinggi mungkin dan berani bercita-cita menjadi pemimpin nasional saat membuka Konferensi Klasis Konda Ke-XX Tahun 2026 di Aula GIDI Wilayah Toli, Karubaga, Kabupaten Tolikara, Selasa (14/7/2026).

Konferensi yang mengusung tema "Kembalilah Kepada Kasih Yang Mula-mula" itu dihadiri Bupati Tolikara Willem Wandik, Wakil Bupati Yotam Wonda, Kepala Bapperida Papua Pegunungan Marthen Kogoya, pimpinan DPRK Tolikara, Forkopimda, pimpinan Gereja Injili di Indonesia (GIDI), tokoh masyarakat, serta utusan dari berbagai klasis.

Kedatangan John Tabo bersama keluarga disambut secara adat di Bandara Karubaga sebelum menghadiri pembukaan konferensi di Aula GIDI Wilayah Toli.

WhatsApp Image 2026-07-15 at 11.22.08.jpeg

Dalam sambutannya, John Tabo mengatakan kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap undangan gereja sekaligus komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendukung pelayanan keagamaan.

Ia mengajak seluruh jemaat kembali menghidupi nilai kasih, persaudaraan, dan semangat pelayanan yang diwariskan para pendahulu sebagai fondasi membangun Papua Pegunungan.

"Semua anak harus sekolah. Jangan hanya bermimpi menjadi bupati atau gubernur, tetapi milikilah cita-cita menjadi pemimpin nasional bahkan menteri di masa depan. Keberhasilan lahir dari pendidikan, didikan orang tua, firman Tuhan, dan semangat melayani," kata John Tabo.

Menurutnya, pendidikan menjadi kunci utama untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu membawa perubahan bagi Papua Pegunungan pada masa mendatang.

Bupati Tolikara Willem Wandik mengajak seluruh warga GIDI menghidupkan kembali kasih mula-mula sebagaimana diajarkan para penginjil dan orang tua terdahulu.

Menurut Willem, nilai kasih menjadi dasar membangun pendidikan, perekonomian masyarakat, infrastruktur, serta pelayanan Injil di Tanah Papua.

Ketua DPRK Tolikara Meinus W. Yanengga menyampaikan apresiasi kepada para misionaris dan pelayan Tuhan yang telah meletakkan dasar iman sehingga melahirkan generasi pemimpin di daerah.

Ketua Klasis Konda sekaligus Ketua Panitia Konferensi, Pdt. Agus Kogoya, mengatakan konferensi berlangsung pada 14–16 Juli 2026 dengan agenda utama memilih kepemimpinan baru Klasis Konda yang akan melayani 17 jemaat.

Pada kesempatan itu, Sekretariat DPRK Tolikara menyerahkan bantuan Rp100 juta untuk mendukung pelaksanaan konferensi.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga memberikan bantuan sebesar Rp1 miliar melalui Gubernur John Tabo guna mendukung kelancaran Konferensi Klasis Konda Ke-XX Tahun 2026.

John Tabo berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan terus diperkuat untuk membangun masyarakat Papua Pegunungan yang harmonis, beriman, dan memiliki sumber daya manusia berkualitas. (Stefanus Tarsi)