Jakarta, KV– Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari menyoroti ketimpangan distribusi dokter spesialis di Indonesia.
Ia menyampaikan pandangan tersebut saat RDPU Komisi IX DPR RI bersama PAPDI di Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Putih Sari menilai persoalan utama terletak pada distribusi, bukan hanya jumlah lulusan spesialis.
“Kalau pemetaan tidak jelas, kota besar kelebihan dokter, daerah lain justru kekurangan,” katanya.
Ia menegaskan penempatan dokter harus disertai kesiapan fasilitas kesehatan daerah.
Putih Sari menyebut dokter spesialis membutuhkan rumah sakit, alat kesehatan, dan dukungan anggaran.
Menurutnya, tanpa dukungan tersebut, pelayanan kesehatan tidak berjalan optimal.
Ia mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Komisi IX DPR RI akan mengawal pemerataan dokter spesialis demi pelayanan kesehatan berkeadilan, ” ujarnya. (Redaksi)
