Tolikara, KV – Mediasi konflik Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, berlangsung kondusif di halaman Mako Polsek Bokondini, Sabtu (18/4/2026).
Pertemuan melibatkan aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta keluarga para pihak yang terdampak.
Konflik sebelumnya menyebabkan AIPTU Dominggus Gannaran mengalami penikaman dan warga sipil Eriki Wunungga meninggal dunia.
Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw mengatakan seluruh pihak hadir mencari jalan keluar terbaik bersama secara damai.
“Kita semua hadir di sini untuk mencari jalan keluar terbaik,” ujar Kapolres saat mediasi berlangsung.
Dalam kesepakatan adat, para pihak menyetujui pembayaran denda uang ratusan juta rupiah serta puluhan ternak babi.
Kapolres menegaskan proses hukum tetap berjalan terhadap pelaku penikaman maupun anggota yang melepaskan tembakan saat kejadian.
Tokoh masyarakat berharap hasil mediasi menjadi awal rekonsiliasi dan memulihkan keamanan wilayah Bokondini kembali stabil sepenuhnya.











