Sorong, KV — Kisah perubahan sosial dan kemandirian masyarakat Distrik Seget mengantarkan PT Pertamina Patra Niaga RU Kasim meraih penghargaan Gold ISRA 2026.

Kilang Kasim meraih penghargaan kategori Gold dalam Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/8/2026).

Penghargaan tersebut diraih melalui kategori CSR Video Documentation lewat karya dokumenter yang mengangkat program pemberdayaan masyarakat "SEGET NENEMA FA SORO".

Program tersebut mengangkat visualisasi pemberdayaan masyarakat di Distrik Seget, Papua Barat Daya, melalui pendekatan yang berfokus pada perubahan sosial dan kemandirian masyarakat.

Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi Kilang Kasim dalam berinovasi dan mendorong perubahan sosial bermakna bagi masyarakat di wilayah operasionalnya.

Melalui dokumentasi video, Kilang Kasim merekam pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan, transparan, serta berdampak luas.

Area Manager Communication, Relations, CSR, & Compliance Kilang Kasim Williamson Amamehi mengatakan program "SEGET NENEMA FA SORO" merupakan inisiatif strategis yang berfokus pada pemberdayaan manusia.

Program tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian, meningkatkan kapasitas keterampilan, serta mengangkat kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di Distrik Seget. “Pencapaian ini merupakan buah dari kolaborasi yang harmonis antara perusahaan, masyarakat adat, dan pemerintah daerah,” ujar Williamson.

Menurut Williamson, video dokumentasi tersebut tidak sekadar menyajikan laporan kegiatan, tetapi juga menggambarkan perjuangan dan transformasi masyarakat Distrik Seget.

Dokumentasi tersebut juga menunjukkan ketangguhan masyarakat dalam menjemput perubahan sosial yang mandiri dan berdaya bersama Kilang Kasim.

Williamson memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumentasi serta masyarakat Distrik Seget yang melaksanakan program tersebut.

“Penghargaan Gold ini sepenuhnya milik masyarakat Distrik Seget yang telah menyambut tangan kami untuk berjalan beriringan menuju perubahan,” katanya.

Menurut Williamson, program "SEGET NENEMA FA SORO" membuktikan keterbatasan geografis wilayah operasi bukan penghalang bagi inovasi sosial berstandar nasional. “Kami fokus membangun manusia, karena pemberdayaan sejati dimulai dari kemandirian masyarakatnya,” ujar Williamson.

ISRA 2026 mengusung tema "Catalyzing Collective Change for Scalable Impact" dan diikuti berbagai perusahaan dari seluruh Indonesia. Keberhasilan Kilang Kasim meraih predikat Gold memperkuat posisi unit operasi Pertamina tersebut sebagai salah satu pelopor implementasi program pemberdayaan masyarakat di Indonesia Timur.

Penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan keterbatasan geografis tidak menjadi penghalang bagi lahirnya inovasi sosial yang mampu memperoleh pengakuan berskala nasional. (Redaksi)