Pemprov Papua Pegunungan Kucurkan Bantuan Modal Usaha UMKM OAP
Jayawijaya, KV - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyalurkan batuan uang sebesar Rp50 juta bagi para pelaku UMKM Orang Asli Papua (OAP).
Bantuan tersebut disalurkan pembukaan Festival UMKM tahun 2026, Pemprov menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp50 juta bagi para pelaku UMKM Orang Asli Papua (OAP).
Bantuan modal usaha tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan, Wasuok D. Siep, di Wamena, Kamis.
Bantuan ini diberikan kepada lima pelaku UMKM terpilih sebagai pemantik semangat agar usaha yang mereka geluti dapat berkembang pesat dan berkelanjutan.
Pj Sekda Wasuok D. Siep menegaskan bahwa stimulus ini hadir sebagai bentuk motivasi dari pemerintah. Target utamanya adalah mendorong kemandirian ekonomi sehingga kesejahteraan keluarga dapat tercapai.

“Bantuan ini sifatnya hanya mendorong supaya usaha yang ibu-ibu lakukan selama ini lebih maju dan berkembang sehingga kesejahteraan dapat tercapai,” ujar Wasuok.
Dalam arahannya, Wasuok memberikan pesan mendalam agar para pelaku UMKM tidak terjebak dalam tren usaha musiman atau sekadar ikut-ikutan. Pemerintah ingin usaha yang dijalankan benar-benar menjadi pilar utama penghasilan keluarga yang dikelola secara profesional.
“Jangan membuat usaha musiman atau ikut ramai dengan orang, tetapi benar-benar usaha yang digeluti merupakan mata pencaharian untuk menghidupi diri dan keluarga sehingga dilakukan secara baik,” tegasnya.
Meskipun secara nominal angka Rp50 juta dinilai relatif kecil untuk skala pengembangan besar, Wasuok menekankan pentingnya manajemen keuangan yang bijak. Uang tersebut tidak boleh habis dalam sehari untuk kebutuhan konsumtif, melainkan harus diputar kembali ke dalam ekosistem usaha.
“Modal usaha yang pemerintah berikan sangat kecil, tetapi bukan untuk digunakan dalam sehari langsung habis, tetapi modal ini sebagai motivasi untuk bagaimana usaha itu diolah secara baik sehingga lebih berkembang lagi,” tambah Wasuok.
Di akhir sambutannya, Pemprov Papua Pegunungan menaruh harapan besar agar momentum Festival UMKM 2026 dan kucuran modal ini menjadi batu loncatan yang signifikan.
“Kami harap modal usaha ini dapat menjadi langkah positif untuk derajat dan kesejahteraan masyarakat lebih baik dan berkembang dari saat ini,” pungkasnya menutup komitmen pemerintah,”katanya (Stefanus Tarsi)