Jayawijaya, KV- Jajaran Polsek Wamena Kota menangani laporan aksi begal di Kampung Tulem Distrik Libarek, Selasa (5/5/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIT.
Korban berinisial DW melaporkan kejadian pembegalan yang dialaminya bersama saudarinya YW saat berada di wilayah Kampung Tulem Wamena.
DW menjelaskan dirinya bersama YW berangkat dari Musaima menuju Kampung Tulem untuk berfoto-foto sekitar pukul 16.00 WIT sore itu.
Setelah selesai berfoto, keduanya hendak pulang namun tiba-tiba dihadang tiga orang tidak dikenal yang menggunakan penutup wajah hitam.
Pelaku mengenakan pakaian berbeda yakni jaket putih, kaos merah, dan kaos hitam sehingga korban kesulitan mengenali identitas mereka secara jelas.
Ketiga pelaku kemudian mengambil dompet dan telepon genggam milik korban sebelum situasi di lokasi semakin menegangkan bagi korban perempuan.
Karena takut, DW melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju Pikhe untuk meminta bantuan kepada sejumlah tukang ojek di sekitar lokasi.
Namun DW mengaku tidak mendapatkan respons sehingga langsung menuju Polsek Wamena Kota guna melaporkan kejadian pembegalan tersebut kepada polisi.
Setelah menerima laporan, jajaran Polsek Wamena Kota bersama korban langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap pelaku.
Saat tiba di lokasi, polisi tidak menemukan YW maupun ketiga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembegalan tersebut di Kampung Tulem.
Korban mengalami kerugian berupa dompet berisi KTP dan ATM, dua telepon genggam, serta satu tas noken milik pribadi.
Polres Jayawijaya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas di lokasi sepi terutama pada jam-jam yang dianggap rawan. (Stefanus Tarsi)











