Jayawijaya, KV – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menetapkan Koperasi Walesi di Kabupaten Jayawijaya sebagai koperasi percontohan dan memberikan bantuan Rp100 juta pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Senin (13/7/2026).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan   Alpius Yigibalom mengatakan pemerintah memilih Koperasi Walesi karena menjadi koperasi yang telah aktif menjalankan kegiatan usaha secara nyata.

"Dari yang terkonfirmasi sampai hari ini, yang benar-benar berjalan baru satu, yaitu di Kabupaten Jayawijaya, tepatnya di Walesi," kata Alpius usai upacara.

Ia menjelaskan bantuan tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar koperasi lain segera meningkatkan tata kelola dan aktivitas usahanya.

Menurut Alpius, Papua Pegunungan memiliki lebih dari 2.000 kampung dan kelurahan yang menjadi sasaran pembentukan koperasi.

Pemerintah telah mendata sekitar seribu koperasi, sedangkan lebih dari seribu lainnya masih dalam proses pembentukan dan pengurusan legalitas.

Ia menyebut baru sekitar seribu koperasi yang telah memiliki akta notaris sebagai syarat legal menjalankan kegiatan usaha.

Meski jumlah koperasi terus bertambah, Alpius menilai sebagian besar masih belum aktif menjalankan usaha secara profesional.

Karena itu, pemerintah provinsi memilih memberikan penghargaan kepada Koperasi Walesi sebagai contoh keberhasilan pengelolaan koperasi di Papua Pegunungan.

"Kami memberikan spirit kepada pengurus koperasi Walesi agar menjadi contoh bagi koperasi lain di delapan kabupaten," ujarnya.

Alpius mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang aktif membina koperasi hingga merencanakan pembentukan 17 gerai koperasi.

Menurutnya, dari rencana tersebut baru tiga koperasi yang mulai berjalan, sedangkan yang dinilai paling siap baru Koperasi Walesi.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap keberhasilan Koperasi Walesi mendorong lahirnya koperasi-koperasi produktif yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah. (Stefanus Tarsi)