Jayawijaya, KV – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyerahkan sejumlah aset kesehatan kepada tujuh pemerintah kabupaten sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan di wilayah pegunungan Papua.

Penyerahan aset dilakukan bersamaan dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) Program Pengampuan Layanan Prioritas bersama Kementerian Kesehatan di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (26/6/2026).

Aset yang diserahkan meliputi puskesmas, rumah dinas tenaga kesehatan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), unit pelayanan kesehatan, serta berbagai sarana dan prasarana kesehatan.

Adapun aset tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Tolikara.

Beberapa aset yang dialihkan di antaranya Puskesmas Tahineri, IPAL Lanny Jaya, UPS Yahukimo, Puskesmas Uganda, Rumah Dinas Yalimo, Rumah Dinas Kobakma, Rumah Dinas Silokarnodoga, Rumah Dinas Tahineri, Rumah Dinas Pegunungan Bintang, Rumah Dinas Lanny Jaya, serta Puskesmas Silokarnodoga.

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo mengatakan penyerahan aset tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan hingga tingkat kabupaten.

Menurutnya, pemerintah provinsi ingin memastikan seluruh fasilitas kesehatan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah untuk melayani masyarakat.

"Kita sudah mulai melengkapi semuanya dari awal. Rumah sakit kabupaten akan kita tingkatkan dan fasilitas kesehatannya kita bangun bersama-sama," kata John Tabo.

Ia menjelaskan pemerintah provinsi juga mendorong peningkatan status rumah sakit daerah agar mampu menangani lebih banyak kasus tanpa harus merujuk pasien ke luar Papua Pegunungan.

John Tabo optimistis sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten akan mempercepat pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Papua Pegunungan.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas tenaga medis agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.(Stefanus Tarsi)