Papua Pegunungan Minta Kemenkes Bangun Rumah Sakit Provinsi dan Perkuat SDM Kesehatan
Jayawijaya, KV – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo meminta Kementerian Kesehatan memberi perhatian khusus terhadap pembangunan sektor kesehatan di provinsi termuda di Indonesia itu, termasuk pembangunan rumah sakit provinsi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.
Permintaan tersebut disampaikan saat penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) Program Pengampuan Layanan Prioritas antara Kementerian Kesehatan, rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, dan rumah sakit kabupaten di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (26/6/2026).
John Tabo mengatakan masyarakat Papua Pegunungan hingga kini belum sepenuhnya menikmati pelayanan kesehatan yang layak akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau.
"Republik ini sudah merdeka lebih dari 70 tahun. Tetapi rakyat belum sepenuhnya merdeka, terutama dalam mendapatkan pelayanan kesehatan," kata John Tabo.
Ia mengapresiasi Program Pengampuan Layanan Prioritas yang dinilai menjadi harapan baru bagi masyarakat agar tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan medis.
Menurutnya, Papua Pegunungan merupakan provinsi baru yang menghadapi tantangan besar karena kondisi topografi, cuaca, dan keterbatasan fasilitas kesehatan.
"Kalau orang sakit yang kondisinya sudah kritis harus dibawa keluar daerah, itu sangat sulit. Karena itu kami sangat bersyukur pelayanan kesehatan nantinya semakin dekat dengan masyarakat," ujarnya.
John Tabo berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan rumah sakit provinsi di Papua Pegunungan. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan dan master plan pembangunan rumah sakit tersebut.
"Kami sudah menyiapkan lahannya dan sudah memiliki master plan. Yang kami harapkan adalah dukungan pemerintah pusat agar rumah sakit provinsi dapat segera dibangun," katanya.
Selain pembangunan infrastruktur kesehatan, John Tabo juga meminta dukungan peningkatan SDM melalui pendidikan dokter, dokter spesialis, dan tenaga kesehatan lainnya bagi putra-putri asli Papua Pegunungan.
Ia menegaskan pemerintah provinsi telah menyiapkan calon tenaga kesehatan untuk mengikuti pendidikan dan siap memberikan dukungan anggaran bagi pengembangan sektor kesehatan.
"Kami siap bekerja sama. Kami tidak akan main-main. Kami ingin memastikan semua yang sudah disepakati benar-benar terlaksana demi meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Papua Pegunungan," ujarnya.
John Tabo berharap rumah sakit di seluruh kabupaten dapat diperkuat sehingga pasien cukup dirujuk ke Wamena sebagai pusat layanan kesehatan regional tanpa harus berobat ke luar Papua.