Jayawijaya, KV – Bentrokan antarkelompok massa Kurima dan Lani Jaya kembali pecah di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (15/5/2026) pagi hingga siang hari.
Bentrok kedua kelompok massa ini saling menyerang di wilayah Distrik Wouma sejak Jumat pagi tadi berlangsung.
Ketegangan sebenarnya sudah mulai meningkat sejak Kamis malam dan membuat warga sekitar Distrik Wouma memilih mengungsi ke pusat Kota Wamena.
Personel Brimob berhasil melerai bentrokan antara dua kelompok massa yang saling serang di pusat kota Wamena, Jumat (15/05).

Puncak bentrokan terjadi sekitar pukul 07.00 WIT ketika kedua kelompok massa mulai terlibat kontak fisik dan aksi saling serang terbuka.
Massa dari kedua kubu Kurima dan Lanny Jaya sempat bergerak mendekati pusat Kota Wamena hingga memicu kepanikan masyarakat dan aktivitas warga lumpuh sementara waktu.
Pantauan lapangan menunjukkan kepulan asap hitam membumbung tinggi akibat pembakaran sejumlah rumah warga di kawasan Distrik Wouma tersebut hari ini.

Hingga berita diturunkan, jumlah rumah terbakar dan total kerugian material masih didata aparat keamanan bersama pemerintah daerah setempat.
Aparat gabungan dari Polres Jayawijaya dan Brimob langsung melakukan pengamanan guna mencegah bentrokan meluas hingga memasuki pusat Kota Wamena.

Sekitar pukul 09.00 WIT, aparat berhasil mendorong mundur kedua kelompok massa ke arah Kali Wouma untuk mengamankan permukiman warga padat.
Petugas keamanan kini berjaga di sejumlah titik bentrokan dan jalur masuk Kota Wamena guna mencegah massa kembali melakukan penyerangan susulan.
Sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke gereja dan rumah keluarga di dalam Kota Wamena demi menghindari bentrokan kedua kelompok massa tersebut.

Informasi sementara menyebut konflik tersebut merupakan kelanjutan sengketa lama tahun 2024 yang belum terselesaikan secara tuntas hingga sekarang ini.
Diduga salah satu pihak menolak hasil mediasi perdamaian sebelumnya sehingga memicu kembali aksi saling serang antarkelompok massa di Wamena.











