Jayapura, KV – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara dalam pengelolaan keuangan daerah berbasis digital melalui SIPD-RI.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis peningkatan kapasitas ASN dan penatausahaan keuangan daerah di Hotel Jayapura, 20-22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah Papua Pegunungan bersama peserta dari provinsi dan delapan kabupaten cakupan.

Asisten III Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan Lukas Kossay membuka kegiatan tersebut mewakili Gubernur Papua Pegunungan John Tabo di Jayapura, Rabu (20/5/2026).
Ketua panitia Debi D Yoweni mengatakan pengelolaan keuangan daerah harus berjalan tertib, transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan berlaku.
“Pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian integral penyelenggaraan pemerintahan daerah yang harus dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab,” ujar Debi Yoweni.
Debi yang juga Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perbendaharaan BPPKAD Papua Pegunungan mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bersama bagi seluruh peserta.
Menurut dia, peningkatan kapasitas ASN sangat penting agar pengelolaan administrasi dan pelaporan keuangan daerah berjalan lebih baik melalui sistem SIPD-RI.
Panitia mencatat sebanyak 225 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari 131 peserta perangkat daerah provinsi dan 94 peserta kabupaten.

Peserta berasal dari delapan kabupaten cakupan di Provinsi Papua Pegunungan yang mengikuti kegiatan bimbingan teknis selama tiga hari ke depan.
Debi mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut dengan aktif berdiskusi serta memahami seluruh materi yang diberikan para narasumber Kemendagri.
“Pastikan setiap materi yang diterima dapat diimplementasikan di perangkat daerah masing-masing,” kata Debi dalam laporan panitia kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang mendukung pelaksanaan peningkatan kapasitas ASN bidang pengelolaan keuangan daerah tersebut.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Direktorat Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Jayapura.
Debi berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta mendukung visi Papua Pegunungan BERSINAR yang dicanangkan pemerintah provinsi saat ini.
“Mari membangun Papua Pegunungan dengan kasih, Honai kita bersama,” ujar Debi menutup laporan panitia kegiatan tersebut. (Stefanus Tarsi)











