NASIONAL

KPU RI Tinjau Kesiapan PSU di Papua

87
×

KPU RI Tinjau Kesiapan PSU di Papua

Sebarkan artikel ini
KPU RI tinjau gudang logistik KPU Kota Jayapura, Rabu (2/7/2025).

Jayapura, KV – Ketua  Komisi Pemilihan Umum Republik ndonesia, Mochammad Afifuddin bersama Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat, Rabu (2/7/2025) meninjau langsung persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua.

Setibanya di Jayapura, keduanya langsung mengunjungi gudang logistik KPU Kota Jayapura untuk memastikan seluruh kesiapan logistik yang telah tersedia.

Ketua KPU Mochammad Afifuddin mengatakan, hal ini untuk memastikan kesiapan ketersediaan logistik PSU Papua yang tinggal 34 hari lagi untuk pelaksanaan di tanggal 6 Agustus 2025.

“Pada dasarnya semua logistik sudah siap, hanya tinggal beberapa formulir-formulir kecil saja yang belum siap,” katanya.

Secara umum kata Ketua KPU RI, kesiapan logistik sudah siap khususnya di gudang di Kota Jayapura.

Untuk daerah lainya juga, KPU RI akan memastikan kesiapan seluruhnya terutama menyangkut logistik sebelum 6 Agustus.

“Untuk pendistribusiannya, karena sudah melakukan Pilkada, saya kira tidak ada tantangan berarti dari sisi geografis karena KPU daerah sudah paham itu semua,” ucap.

Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat menambahkan selain mengecek kesiapan logistik PSU Papua, pihaknya juga akan melakukan konsolidasi atau pertemuan dengan seluruh KPU di Provinsi Papua untuk persiapan PSU.

“Nanti juga akan ada pertemuan dengan forkopimda,” katanya.

Direncanakan, KPU RI akan berada di Jayapura selama dua hari. Selain melihat kesiapan di KPU Provinsi dan Kota Jayapura, akan dilakukan juga monitoring ke KPU Kabupaten Jayapura dan Keerom. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Jakarta, KV– Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menguraikan sejumlah solusi penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin,…

NASIONAL

Jakarta, KV- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak merekrut tenaga honorer baru maupun memberhentikan pegawai yang sudah bekerja sekarang ini. Pernyataan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat…