NASIONAL

Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Kendala Teknis Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan

224
×

Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Kendala Teknis Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire. Selasa (27/1/2026)

Nabire, KV — Insiden jatuhnya pesawat Smart Air jenis Caravan di kawasan pantai Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026), diduga dipicu oleh kendala teknis yang terjadi saat pesawat menjalani penerbangan subsidi.

Pesawat dengan registrasi PK-SNS tersebut terbang melayani rute Nabire–Kaimana sebelum akhirnya mengalami gangguan dan jatuh di area logpond Kaladiri, wilayah pesisir Nabire, sekitar pukul 12.45 WIT.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, pesawat mengalami masalah teknis menjelang proses pendaratan, sehingga pilot tidak dapat mengendalikan pesawat secara optimal hingga keluar dari jalur dan jatuh di area dekat garis pantai.

Meski mengalami kecelakaan, seluruh 13 penumpang dan 2 kru pesawat berhasil selamat. Evakuasi berlangsung cepat berkat bantuan warga sekitar yang dibantu tim terkait di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, otoritas penerbangan dan pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.

Pemeriksaan teknis terhadap pesawat serta pengumpulan keterangan dari awak pesawat menjadi bagian dari proses investigasi awal.

Pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai jenis gangguan teknis yang dialami pesawat. Namun, investigasi akan difokuskan pada kondisi mesin, sistem penerbangan, serta faktor operasional sebelum insiden terjadi.

Penerbangan subsidi seperti yang dioperasikan Smart Air merupakan urat nadi transportasi udara di Papua, khususnya bagi daerah pesisir dan wilayah terpencil. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Jakarta, KV– Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menguraikan sejumlah solusi penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin,…

NASIONAL

Jakarta, KV- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak merekrut tenaga honorer baru maupun memberhentikan pegawai yang sudah bekerja sekarang ini. Pernyataan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat…