HUKUM & KRIMINALJayawijayaOPINI

Polres Jayawijaya : Ratusan Bangunan dan Kendaraan Rusak Akibat Bentrokan Dua Kelompok Warga

0
×

Polres Jayawijaya : Ratusan Bangunan dan Kendaraan Rusak Akibat Bentrokan Dua Kelompok Warga

Sebarkan artikel ini
Rumah Warga di Distrik Woma yang dibakar Massa

Jayawijaya, KV – Polres Jayawijaya mencatat ratusan bangunan dan kendaraan mengalami kerusakan akibat bentrokan dua kelompok warga di Wamena, Papua Pegunungan, Senin (18/5/2026).

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara memimpin pendataan kerugian material bersama aparat kepolisian di sejumlah lokasi terdampak bentrokan tersebut.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan pendataan kerusakan di Kampung Wouma, Distrik Wouma, serta wilayah Tolikara Misi sejak pagi tadi.

Polisi mencatat wilayah Kampung Wouma menjadi lokasi terdampak paling parah dengan total 135 titik kejadian akibat bentrokan dua kelompok warga tersebut.

Di wilayah itu, api membakar 29 rumah kayu, 29 rumah semi permanen, dan 46 rumah berdinding seng maupun drum milik warga.

Kapolres juga menuturkan, kebakaran juga menghanguskan satu bangunan sekolah, satu perpustakaan, satu kantor kampung, serta empat kandang babi milik masyarakat setempat.

Selain bangunan, polisi mencatat kebakaran merusak 39 sepeda motor, satu truk, satu mobil Strada, dan satu mobil Triton di lokasi tersebut.

Petugas juga menemukan satu bangunan permanen dan satu rumah pastori mengalami kerusakan berat akibat bentrokan yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

Polres Jayawijaya melakukan penyekatan di Jalan Ahmad Yani untuk mencegah kedua massa masuk sedalam kota Wamena. 

Sementara itu, kebakaran di wilayah Tolikara Misi menghanguskan delapan rumah kayu, lima rumah semi permanen, dan tiga bangunan asrama warga.

Api juga membakar empat sepeda motor dan dua unit ambulans yang berada di sekitar lokasi bentrokan selama proses penyerangan berlangsung tersebut.

Ratusan Titik

Polres Jayawijaya mencatat total 148 titik terdampak bentrokan dua kelompok warga dengan kerusakan bangunan dan fasilitas umum cukup berat di Wamena.

Polisi mendata 37 rumah kayu, 34 bangunan semi permanen, dan 46 rumah berdinding seng mengalami kerusakan akibat kebakaran selama konflik berlangsung.

Selain itu, polisi menemukan 63 honai, 33 dapur kayu, delapan kios, satu sekolah, dan satu perpustakaan hangus terbakar akibat bentrokan tersebut.

Petugas juga mencatat kerusakan pada satu kantor kampung, empat kandang babi, satu generator diesel, serta puluhan kendaraan milik masyarakat setempat.

Para pengungsi di Polres Jayawijaya.

Polisi menyebut seluruh bangunan, kendaraan, dan fasilitas umum yang terdampak kini berada dalam kondisi hangus terbakar dan rusak berat permanen.

Sementara itu, jumlah pengungsi akibat bentrokan terus bertambah sejak Jumat lalu dan mencapai 918 orang hingga Sabtu malam kemarin di Wamena.

Data terakhir Polres Jayawijaya pada Minggu malam mencatat sebanyak 808 warga masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian sementara di wilayah tersebut. (Stefanus Tarsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *