HUKUM & KRIMINALJayawijaya

Polda Papua : Wamena Mulai Kondusif, Aktivitas Warga Kembali Normal

0
×

Polda Papua : Wamena Mulai Kondusif, Aktivitas Warga Kembali Normal

Sebarkan artikel ini
Aparat gabungan berpatroli di salah satu titik strategis Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Jayapura, KV – Polda Papua memastikan situasi keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mulai berangsur kondusif pascakonflik dua kelompok masyarakat beberapa hari terakhir.

Aparat gabungan dari Polres Jayawijaya dan Sat Brimob Polda Papua masih disiagakan di sejumlah titik strategis wilayah Kota Wamena.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mulai beraktivitas kembali saat ini.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Cahyo Sukarnito mengatakan kondisi keamanan di Wamena terus menunjukkan perkembangan yang semakin positif.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Cahyo Sukarnito. 

“Situasi di Wamena saat ini berangsur-angsur kondusif. Masyarakat sudah mulai kembali melaksanakan aktivitas seperti biasa,” ujar Cahyo, Senin (18/5/2026).

Ia mengatakan masyarakat mulai kembali menjalankan kegiatan peribadatan, aktivitas perkantoran, hingga kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah setempat saat ini.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga terus memperkuat koordinasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat di Wamena.

Dialog bersama

Salah satu langkah yang telah terlaksana ialah menggelar dialog bersama masyarakat Lanny Jaya di Gereja Gonambur, Distrik Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (17/5/2026).

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengunjungi Sala Satu Kelompok massa konflik di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (17/5/2026)

Hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, serta jajaran TNI dan Polri di kegiatan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat menahan diri dan menjaga situasi keamanan tetap aman serta kondusif di Wamena.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat Lanny Jaya yang berada di Wamena untuk kembali ke daerah asal guna mencegah konflik meluas kembali.

Perwakilan masyarakat meminta penyelesaian konflik dilakukan melalui mekanisme adat serta meminta jaminan keamanan selama perjalanan kembali menuju daerah masing-masing.

Menanggapi permintaan itu, aparat keamanan memastikan pengamanan dan pengawalan akan terus dilakukan demi menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

“Langkah persuasif dan dialogis akan terus dikedepankan bersama pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait,” kata Cahyo.

Selain penjagaan di sejumlah titik, aparat gabungan juga terus melaksanakan patroli rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan mengantisipasi gangguan keamanan susulan di Wamena.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Wamena secara umum terpantau aman serta terkendali oleh aparat gabungan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FEATURE

Di sejumlah wilayah Papua, rentetan kekerasan dan konflik sepanjang 2025 hingga awal 2026 menyisakan jejak yang serupa: warga sipil kembali menjadi pihak yang paling rentan. Dari kampung-kampung adat di Merauke…